Pesawat Vs Kereta Api? Kamulah Yang Paling Mengerti Dirimu Sendiri (Indonesia & English)


Pesawat Vs Kereta Api? Kamulah Yang Paling Mengerti Dirimu Sendiri - Setelah kemarin mendapati pengumuman yang membuat aku berkesempatan Travelling ke Palembang, segera bergegaslah aku untuk segera menyiapkan segala hal, mulai dari tiket sampai starter pack buat Travelling nantinya.

Sebuah kebetulan juga, kawan aku dari Semarang ternyata juga ada yang join ke Palembang. Bang adibio, sapaan akrabnya, ia salah satu travelblogger juga yang berengalaman, mulai dari  dalam sampai luar kota ia sudah sambangi, salah satunya kemegahan puncak Gunung Mahameru. Silahkan bisa dicek di website pribadinya, www.perjalananadibio.com. Otomatis langsung ku kontak dia, menanyakan perihal nanti tiket keberangkatan dan semua persiapan nya. Dan dalam sekejap, alumni lulusan Sastra Indonesia Undip ini sudah menunjukan notif tiket pesawat perjalanan Semarang-Palembang Pulang Pergi, kurang lebih berkisar 1,5jt, untuk referensi tiket bisa di cek di traveloka ataupun di akun traveliaa. Tapi, lebih aku rekomendasi kan ke traveliaa, karena adminnya ramah, dan lengkap dalam memberikan detail perjalanan lewat aplikasi LINE/Instagram (@traveliaa).

Dan, seketika gundah lah aku. Bukan tanpa alasan, karena di perjalanan yang lalu, saat pergi ke Aceh dulu. Naik pesawat dalam kurun waktu yang lama itu menurutku 'tidak asyik', karena minim interaksi dan percakapan didalamnya, ditambah tanpa sinyal seluler maupun internet(lengkap sudah penderitaan...wkwk). Terjebaklah aku selama hampir 3 jam didalam pesawat dan hanya asyik berdiam dengan monitor canggih didepan dan earphone ditelingaku. Sesekali melepas earphone saat jam makan siang tiba, karena saat itu sudah mendapat fasilitas makan juga dari pesawat @garuda Indonesia. Nah, dari pengalaman itu semua... Sudah kuputuskan, 'di next Travelling nantinya harus lebih seru dan mendapati insight yang lebih dari hari ini'.

Dan, akhirnya setelah mendapati beberapa masukan dan saran dari beberapa orang sekitar, aku memutuskan untuk mencari rute perjalanan yang beda dari sebelumnya, dan auto beda dengan pilihan yang ditempuh bang Adibio sebagai jalan ninjanya.

Travellers Couple Notes

Setelahnya, barang tentu waktuku habis berduaan dengan mesin pencari mulai dari tiket pesawat, tiket penyeberangan kapal, tiket kereta api, tiket kereta bandara, tiket menuju kehatimu(ea... Wkwk), semua sudah khatam. Install aplikasi Pelni, DLU, railing, traveloka, kai Acces sampai meronta space memory di hp Asus maxpro M1 ku ini.

Benar, waktu sudah menunjukan pukul 00.00 dan kuputuskan untuk sejenak mengambil air wudhu dan kutunaikan kewajiban ku. Sejenak berdiam, dan seolah auto gerak, aplikasi kai Acces untuk memesan tiket kereta api Tawang Jaya (Semarang-Jakarta) cuman 130k, kemudian Railink untuk memesan kereta bandara(St.Manggarai-Bandara SoekarnoHatta) cuman 55k, dan terakhir aplikasi Traveloka untuk memesan tiket pesawat LION untuk. Penerbangan Jakarta-Palembang cuman 580k. Setelah menyelesaikan semua administrasi, dan mempersiapkan starter pack secukupnya, dari sini aku mengerti 'semua orang itu berbeda, kamulah yang paling paham dirimu dibanding siapapun didunia ini'. Akhirnya pilihan jatuh pada Kereta Api Tawang Jaya, KA Tawang Jaya, Obrolan, Bantal, Makanan, Minuman Jajanan, Toilet Semua Lengkap Tersedia, Kecuali Musala

-----------------------------------------------

Plane vs Train? You Are the Most Understand of Yourself - After yesterday found an announcement that made me the opportunity to Traveling to Palembang, I immediately rushed to immediately prepare everything from tickets to the starter pack for Traveling later.

It was also a coincidence that my friend from Semarang also appeared to have joined Palembang. Bang Adibio, his nickname, is one of the experienced travel bloggers, from inside to outside the city he has visited, one of which is the splendor of the summit of Mount Mahameru. Please check on his personal website, www.perourneyadibio.com. I automatically contact him directly, asking about the departure tickets and all of his preparations. And in an instant, the alumni of Undip Indonesian Literature graduates have shown a flight ticket notification from Semarang-Palembang Round Trip, approximately around 1.5 million, for ticket reference can be checked on traveloka or traveliaa account. But, I recommend it to traveliaa more, because the admin is friendly, and complete in providing travel details through the LINE / Instagram application (@traveliaa).

And, I'm upset right away. Not without reason, because on the previous trip, when I went to Aceh first. Riding a plane for a long time was in my opinion 'not fun', because of the lack of interaction and conversation in it, coupled with no cellular or internet signals (complete suffering ... wkwk). I trapped for almost 3 hours on the plane and just engrossed in silence with a sophisticated monitor in front and earphones in my ear. Occasionally removing the earphones when lunch hour arrives, because at that time it has received dining facilities also from the aircraft @garuda Indonesia. Well, from all that experience ... I have decided, 'Next Traveling will have to be more exciting and get more insight from today'.

And, finally after finding some input and suggestions from some people around, I decided to look for a different travel route from before, and auto different from the choices taken by Adibio as a ninjanya road.

Travelers Couple Notes

After that, of course, my time was spent alone with a search engine starting from plane tickets, boat crossing tickets, train tickets, airport train tickets, tickets to your heart (ea ... Wkwk), everything was already broken. Install Pelni, DLU, railing, traveloka, or access apps, until you have thrashed the memory space on my Asus maxpro M1.

Right, the time has shown at 00.00 and I decided to take a moment to take ablution water and fulfill my obligations. For a moment of silence, and as if auto-moving, the Access application to order Tawang Jaya (Semarang-Jakarta) train tickets is only 130k, then Railink to order airport trains (St.Manggarai-Soekarno-Hatta Airport) only 55k, and finally the Traveloka application to book tickets LION aircraft for. Jakarta-Palembang flights are only 580k. After completing all the administration, and preparing enough starter packs, from here I understand 'everyone is different, you are the one who understands you better than anyone in the world'. Eventually the choice falls on the Tawang Jaya Train, KA Tawang Jaya, Chat, Pillows, Food, Beverage Drinks, All Complete Toilets Available, Except Musala

14 Komentar untuk "Pesawat Vs Kereta Api? Kamulah Yang Paling Mengerti Dirimu Sendiri (Indonesia & English)"

  1. wah pakai pesawat bisa jenuh juga ya, aku belum pernah see naik pesawat jadi belum bisa comparing sama kereta api. tapi sejauh ini paling enak kereta api sih apalagi kalau ada temennya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sih yang aku rasakan, tapi kembali lagi, selera orang masing-masing.
      Harus banget cobain naik pesawat dulu gih, daripada penasaran wkwk

      Hapus
  2. Aku orang Pontianak, Kalimantan Barat, disini tidak ada transportasi kereta api, tapi kami ingin mencoba menaikinya,huuuu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sini, meet up ke Jawa. Keliling keliling naik kereta Kitaa wkwk

      Hapus
  3. Memang kalau berpergian di Indonesia ini paling enaknya pake pesawat. 3 jam pisah dengan wifi, tapi sesampainya ditempat tujuan bisa langsung kerja. Kalau pake transportasi darat meskipun bisa wifi-an atau pake paket data, tetap aja nggak nyaman hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah siap bang, semua sah sah aja kok. Bergantung dengan selera dan kenyamanan masing-masing :D

      Hapus
  4. Kalau aku lebih suka pake pesawat karena lebih cepet. Beberapa kali naik kereta api juga oke sih, tapi lebih suka yg cepet aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk benerr lebih cepet. Terkadang boring juga bang soalnya di pesawat. Diem diem Bae wkwk :D

      Hapus
  5. Udah beberapa kali balik ke Jawa tapi belum pernah coba pakai kereta api, jadi belum tau sensasinya huhu..
    Tapi kayaknya seru deh kalau naik kereta api, terutama kalau perginya rame sama teman-teman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah wajib banget cobain gih, sekalian meet up terus keliling keliling Jawa Kitaa wkwk :D

      Hapus
  6. Kalau untuk cepat sampai tentunya saya akan memilih pesawat, namun kalau ingin menikmati pemandangan saya tentunya akan lebih memilih kereta api

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah setujuu.. Abang termasuk yang pecinta mana nih? Wkwk :D

      Hapus
  7. Satu-satunya transportasi untuk aku pulkam sih pesawat, bisa sih sebenarnya kapal laut tapi... waktu yang lama membuatku mengurungkan niat. Memang bosan sih kalau naik pesawat, tapi aku yang menikmati film kalau naik Garuda pasti langsung memutar film. Kalau naik maskapai lain yang tidak ada layar monitor, aku biasanya memilih untuk membaca buku. Kalau jenuh, aku memilih tidur,

    BalasHapus
  8. Enak semua. Kalau pilih2 nanti mabuk heheh

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel