Pempek Nony, Kulineran Malam khas Palembang (Indonesia & English)


Pempek Nony, Kulineran Malam khas Palembang - Tak mau cuman sekejap menikmati suasa malam yang khas di Palembang, sasaran selanjutnya tentu saja lanjut kulineran dong. Dengan jarum jam yang menunjukan tepat pukul 00.00, hatipun bingung untuk merealisasikan keinginan dan hasrat yang terpendam ini... wkwk

Diperjalanan pulang menuju penginapan, ada satu lokasi yang sekelebat menyita perhatian mata. Agak heran sebenarnya, masih ada ya ternyata resto yang buka jam segini. Pempek Nony, begitu yang terpampang besar dan kaya akan warna-warni tepat diseberang jalan.


Berlokasi di pusat area keramaian Kota Palembang, tepatnya di Jl. Jend. Sudirman No.952, 20 Ilir D. III, Kec. Ilir Tim. I menjadikan lokasi Pempek Nony sangat strategis. Dengan akses jalan yang sangat mudah ditempuh, menjadikan Pempek Nony menjadi salah satu pusat kuliner Pempek khas Palembang yang diburu oleh para pelancong dari luar daerah(termasuk aku dan jiwa laparku ini.. wkwk). Buka mulai pukul 07.00 dan close order tepat pukul 01.00, tenang... tutupnya masih lama kok.


Yang bikin heran, kalo di Palembang, pempek menjadi salah satu santapan wajib setiap saat dan setiap waktu ya? kok mulai pagi sampai pagi lagi, yang aku temukan tak jauh dari aneka masakan berbahan sejenis Pempek. Usut punya usut, menurut beberapa orang lokal disini, ternyata di Palembang ini, mulai dari bangun sampai tidur lagi, Pempek seolah jadi syarat wajib ain dikehidupan sehari-harinya.


Kembali ke Laptop(er.. Pempek Nony maksudnya). Untuk konsep tata ruang sangat menarik disini. Aksen-aksen yang terpampang juga unik. Disini juga lengkap kok, semua jenis Pempek aneka rasa tersedia. Kecuali rasa yang pernah terluka, tidak ada disini.. wkwk. Untuk harga, disini sangat terjangkau kok. Jangan khawatir deh ya..

Travellers Couple Notes

Dan darisini aku tahu bagaimana cara menikmati sajian Pempek yang baik dan benar. Tidak boleh sembarangan loh, ternyata makan Pempek pun ada panduannya juga. Loh? gak percaya? berikut panduan lengkapnya.

Panduan Menikmati Sajian Pempek khas Palembang yang baik dan benar:
  1. Tuangkan cuko(kuah Pempek) pada wadah yang sudah disediakan, jangan langsung diminum, ini bukan es teh yang beli di warung.
  2. Pastikan anda menghadap Pempek ada sendiri, yakali.. jangan ambil milik orang lain ya...
  3. Gigit Pempek secara perlahan, disusul menghitup cuko yang sudah disiapkan... Nah ini step paling penting, yang seringkali orang-orang salah menikmati sajian Pempek.
  4. Rasakan sensasi cuko yang menyebar memenuhi sekuruh mulut, dan telan Pempek lengkap dengan cukonya, jangan dimuntahkan.

Sekian panduan menikmati sajian Pempek khas Palembang, Semoga bermanfaat.

Nah loh, siapa yang masih sering salah cara menikmati Pempek? silahkan maju kedepan...wkwk
Lanjut ke penginapan deh, yang menarik disini malah menu sarapannya loh. Batiqa Hotel, Aneka Masakan Unik Sarapan Khas Palembang

-----------------------------------------------

Pempek Nony, Kulineran Malam typical Palembang - Do not want to just a moment to enjoy the atmosphere of a typical night in Palembang, the next target, of course, continue cooking. With a clock that shows exactly 00.00, the heart is confused to realize these latent desires and desires ... wkwk

On the way back to the inn, there is one location that is as eye-catching as possible. Somewhat surprised, actually there is still a restaurant that opens at this time. Pempek Nony, so that is plastered large and rich in colors right across the street.

Located in the center of the downtown area of ​​Palembang, precisely on Jl. Jend. Sudirman No.952, 20 Ilir D. III, Kec. Ilir Tim. I made Pempek Nony a very strategic location. With access to roads that are very easy to reach, making Pempek Nony one of Palembang's unique Pempek culinary centers that is hunted by travelers from outside the area (including me and my hunger soul ... wkwk). Open from 07.00 and close the order exactly at 01.00, calm down ... the lid is still long.

What makes me wonder, if in Palembang, pempek becomes one of the mandatory meals every time and every time huh? Why from morning until morning again, which I found not far from various dishes made from a kind of Pempek. Investigate a calibaration, according to some local people here, it turns out that in Palembang, starting from waking up to going to sleep again, Pempek seems to be a mandatory requirement for daily life.

Back to the laptop (er ... Pempek Nony means). For the concept of spatial planning is very interesting here. The accents that are displayed are also unique. Here is also complete, all kinds of Pempek various flavors are available. Except the feeling of being hurt, it's not here ... wow. For the price, here it is very affordable. Don't worry, okay?

Travelers Couple Notes

And from here I know how to enjoy Pempek's dish that is good and right. You can't be careless, you know, there is also a guide to eating Pempek. Loh? Do not believe? The following complete guide.

Guide to Enjoying Palembang's Pempek Specialties that are good and right:
  1. Pour the cuko (Pempek sauce) in the container provided, don't drink it immediately, this is not the iced tea that is bought at the stall.
  2. Make sure you are facing Pempek yourself, be sure ... don't take other people's property huh ...
  3. Biting Pempek slowly, followed by sipping a cuko that has been prepared ... Now this is the most important step, which is often people wrongly enjoying Pempek's dish.
  4. Feel the sensation of a cuko that spreads to fill the entire mouth, and swallow Pempek complete with its vinegar, don't spit it out.

A few guides to enjoy Palembang's unique Pempek dish, may be useful.
Well, who is still often the wrong way to enjoy Pempek? Please step forward ... wkwk
Continue to the inn, what's interesting here is the breakfast menu instead. Batiqa Hotel, Various Unique Cuisine Palembang Special Breakfast

30 Komentar untuk "Pempek Nony, Kulineran Malam khas Palembang (Indonesia & English)"

  1. Pempek memang selalu jadi makanan favorit semua usia, hehe..

    BalasHapus
  2. wah komplit banget pempek yang di sediakan, selain itu tempatnya asik banget terutama tata lampunya itu unik, di untai bergelayut gitu

    BalasHapus
  3. Harganya lumayan terjangkau ya kak..
    Btw panduannya kocak bgt sih, auto ngakak aku

    BalasHapus
  4. Setelah gigit pempeknya hirup kuah cukonya...ngirupnya pakai apa kak? Pakai sendok di sruput apa dituang kemulut langsung dari mangkok kuahnya? Heheh ...

    BalasHapus
  5. Tengah malem dibikin ngiler ngrasain cuko. Bukannya menikmati empek-empek tu dipotong potong kasih mie sama timun sama cuko? Wkwkwkw.. bukan orang palembang sih, cuma suka bikin makanan ini dirumah pake ikan nila... Ya... Resepnya ngawur aja wkwkw..

    BalasHapus
  6. Panduan menikmati pekmpek nomor 2 sungguh bikin aku ngakak jaya. Haha... Yaiyalah kakak hihihi. Duh lama nggak makan kuliner syahdiyu ini nih

    BalasHapus
  7. Dimanapun kapanpun pempek favorit dah, rasanya itu bikin nagih n perut siap nampung berapa pun bnykny

    BalasHapus
  8. ini pempek pasti enak banget.. aku udah berasa enaknya dari fotonya.. jadi referensi kalo ke palembang nih

    BalasHapus
  9. Pempek mah makanan lintas waktu dan lintas SARA. Semua suka dan nikmat disantap setiap waktu.

    BalasHapus
  10. Haluuu kak Ichun. Nih emang menggemaskan lihat empek-empek kayak gini ya. AKu inget dulu seringnya beli di belakang Malioboro. Ada sederet orang jual empek-empek. Jadi kanget Yogya loh aku...

    BalasHapus
  11. Pempek selalu jadi favorite saya nih, unch apalagi kalau cuko nya pedas, tambah enak.

    BalasHapus
  12. Harga murah tempat keren, paling asyik kalau makan beginian. Udah lama saya nggak makan empek-empek, bolehlah kapan-kapan mampir ke sini ya.

    BalasHapus
  13. Bahaya pula kalau lagi asik makan pempek terus tengok ke piring pempek lain, yang ada tak jadi makanlah awak 😁. Aih kangen sama Kuliner satu ini jadinya

    BalasHapus
  14. Aku pernah nih dibawain oleholeh pempek Nony dari teman yang ke sana
    Rasanya enaaak. variannya juga banyak
    Ah khan aku jadi pengen makan pempek deh hiks

    BalasHapus
  15. Jadi kangen makan pempek asli Palembang... Kapan hari bikin pempek tapi nggak pake ikan biar hemat. Hehe

    Ini restonya cakep ya, cerah gitu nuansa kuning, trus harga pempeknya terjangkau. Perfecto!

    BalasHapus
  16. Hampir semua kuliner nusantara saya suka. Termasuj pempek palembang ini. Rasa dan tekstur pempek dan kuah cukanya bisa membangkitkan semangat

    BalasHapus
  17. Waktu ke Palembang beberapa waktu lalu aku juga nginapnya di Batiqa, duh surga banget deh di sana ya soalnya aku suka banget Pempek, sampai beli banyak buat dibawa pulang termasuk beli pempek Nony ini, enak. Ih ya aku pernah juga beli Pempek Nony waktu ke Lampung, itu sama kah? tapi kalau aku perhatikan labelnya sih sama

    BalasHapus
  18. Menikmati empek2 di kota asalnya tentu menjadi pengalaman yg menyenangkan. Kebetulan aku blm pernah ke Palembang, pdhl suka bgt dg kuliner khas kota ini. Semoga suatu hari nanti aku bisa pergi ke sana juga.

    BalasHapus
  19. Oh, aku selama ini kalau makan pempek ya aku campurin cuko dan pempeknya, hehehe. Jadi makannya harus dipisah gini ya. Duh auto ngiler deh pengen yang asli palembang, huhuhu

    BalasHapus
  20. Aku pengen banget someday makan empek-empek asli Palembang, langsung di tempatnya, which means, i have to go there.

    BalasHapus
  21. Aku doyan banget pempek, biasanya suka nitip teman yang kalau lagi ada di Palembang, nitip mentahnya tinggal goreng aja hehehe

    BalasHapus
  22. Itu ada Pempek yang warnanya agak putih, bentukannya kayak kembang kol bukan sih Kak? Apa aku halu gara gara baca ini sambil kangen Siomay?

    Etapi bener banget. Cara makan Pempek itu, cukonya diseruput, bukan diguyurin ke si Pempek sampe Pempek-nya berenang di mangkoknya.

    BalasHapus
  23. kalo orang Palembang itu kan, ngirup cuko ya istilah buat cara makan pempeknya. Dari harga terjangkau ya kak, untuk adaan 4K aja

    BalasHapus
  24. Sejak berteman sama orang Palembang, aku jadi sering sarapan sama pempek. Favoritku sih pempek kulit. Makanan Palembang enak-enak, ada tekwan sama model juga. Mau buat sarapan, makan siang, sampe makan malam pun bisa.

    BalasHapus
  25. Kalau pempek asli Palembang pasti gak diraguin lagi kelezatannya ya. Saking enaknya hingga bisa dinikmati sepanjang hari. Memang asamnya cuko gak bikin sakit perut kalau makan pagi-pagi, ya?

    BalasHapus
  26. Duh kangen banget makan pempek, kuah cukonya itu lho yang pas banget sama aroma pempeknya. Aku sendiri belum pernah sih nyobain di Palembang langsung, paling enak gv pernah kucobain ya yang cabang terkenal di banyak kota ituh hahah

    BalasHapus
  27. Siapa yang bisa menolak kenikmatan pempek. Apalagi berbagai variannya yang punya karakter kunyah dan rasa berbeda. Mereka semua dapat bersatu dengan dengan bahagia bersama cuko yang legit dan pedes.
    Selalu ada cara memanjakan lidah dan perut. Cihuy

    BalasHapus
  28. Wowww... Looks so delicious. Moreover the place looks cozy as well, hoping someday my husband and I can have a visit since he loves pempek like sooooo much

    BalasHapus
  29. Makanan asli dari palembang Pempek memang selalu jadi makanan favourite aku. Temanku pernah bawain pempek pas pulang libur dari palembang. Tapi aku pengen cuba makan di resto nya sendiri saat wisata ke palembang nnt.

    BalasHapus
  30. Suka banget pempek, tapi belum pernah beli yang asli dari Palembang begini, hehe. Beda nggak ya sama yang dijual di Semarang?

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel